Wali Kota Kupang Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa

BAGIKAN

Kupang. spektrum-ntt.com || Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo saat meresmikan gedung baru UPTD SD Inpres Oesapa, Senin (5/10).

Peresmian tersebut menjadi penanda penting bagi sekolah yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi berbagai tantangan kerusakan bangunan, termasuk dampak badai Seroja dan kerusakan sejumlah ruang kelas.

Bagi dr. Christian, hadirnya gedung sekolah yang lebih layak bukan sekadar bertambahnya bangunan fisik. Lebih dari itu, gedung baru menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, membangun karakter, dan menjaga cita-cita mereka.

“Di tengah efisiensi ini, Pemerintah Kota Kupang terus berusaha memperbaiki lingkungan pendidikan kita. Terima kasih kepada ibu kepala sekolah, para guru dan seluruh tenaga pendidik yang telah mengelola anggaran dengan baik dan bersama-sama menjaga sekolah ini,” ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam pembangunan dan pembenahan UPTD SD Inpres Oesapa, termasuk jajaran sekolah, Pemerintah Kota Kupang, Dinas Pekerjaan Umum, serta pihak-pihak lain yang memberikan dukungan.

Menurut Wali Kota, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan proses belajar mengajar, tetapi juga oleh lingkungan tempat anak-anak bertumbuh. Karena itu, sekolah harus menjadi ruang yang aman, sehat, nyaman, sekaligus mampu menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak dini.

“Sekolah, khususnya sekolah dasar, adalah tempat anak-anak mengenal disiplin untuk pertama kali. Belajar bertanggung jawab, belajar bersahabat dengan yang lain, belajar menghargai orang lain. Di sinilah tempatnya,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih, sehat dan aman, sehingga anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan berkembang secara optimal. “Kita tidak hanya sedang membangun ruang kelas. Kita sedang membangun ruang tumbuh bagi masa depan Kota Kupang.”

Pesan itu menjadi penting karena, menurut dr. Christian, pembangunan kota tidak boleh hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun, banyaknya gedung yang berdiri, atau besarnya infrastruktur yang tersedia.Pembangunan yang sesungguhnya juga ditentukan oleh kualitas manusia yang tumbuh di dalamnya.

“Kalau kita ingin membangun kota yang maju, kita tidak cukup hanya membangun infrastrukturnya. Kita harus membangun manusianya melalui pendidikan, kesehatan, karakter, dan kehidupan sosial yang baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menitipkan pesan khusus kepada para guru agar tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga membantu anak-anak menjaga mimpi dan cita-cita mereka.

Ia mengingatkan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk menjadi apa saja di masa depan, tetapi mimpi tersebut perlu dirawat sejak dini. “Berapa dari mereka yang berhasil menjaga mimpi mereka itu. Jadi ini bukan tentang mimpi besar. It’s not about a big dream, it’s about how you keep that big dream when you grow old,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan memiliki tugas penting untuk memastikan semangat dan rasa percaya diri anak-anak tidak padam ketika mereka menghadapi tantangan dalam perjalanan hidup. “Tugas kita bukan hanya membuat anak-anak bermimpi, tetapi menjaga agar mereka tidak kehilangan mimpi itu ketika mereka tumbuh dewasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala UPTD SD Inpres Oesapa, Restiana Embong, S.Pd., Gr., dalam laporannya menjelaskan perjalanan pembangunan dan pembenahan fasilitas sekolah tersebut. Pada awalnya, UPTD SD Inpres Oesapa memiliki enam ruang kelas. Pada 2013, sekolah memperoleh bantuan tambahan lima ruang kelas, satu ruang guru, dan satu ruang UKS. Selanjutnya pada 2017, kembali dibangun empat ruang serta satu perpustakaan.

Namun, perjalanan sekolah tidak terlepas dari berbagai tantangan. Pada 2021, sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat badai Seroja. Pada 2022, Kementerian Pekerjaan Umum memberikan bantuan berupa perbaikan atap dan plafon. Kerusakan kembali terjadi pada 2025 ketika sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan berat. Pemerintah kembali memberikan dukungan untuk mengganti dan memperbaiki fasilitas yang rusak.

Restiana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Kupang dan Pemerintah Kota Kupang atas perhatian yang terus diberikan terhadap keberlangsungan dan peningkatan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Pembangunan gedung baru itu sendiri bertujuan menyediakan ruang belajar yang lebih memadai sekaligus mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar.

Peresmian gedung UPTD SD Inpres Oesapa turut dihadiri Pdt. Aksamina F.B. Banik-Selly, S.Th. dari GMIT Nasaret Oesapa Timur, perwakilan Kepala BPDAS Benain Noelmina, Bayu Adrian Victorino, S.Hut., M.Si, perwakilan Satker Pelaksana Prasarana Strategis NTT, Victor Aprianus Nalle, S.T., perwakilan Polda NTT, IPTU Berto Apelabi, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang beserta jajaran, Manager Persemaian Fatukoa, Antonius Malo Ki’I, S.P., Camat Kelapa Lima, Lurah Oesapa, serta Koordinator Pengawas.

 

?? : Theodora Nanu/ Mitha Abineno/ Chris Dethan
???? : Abi Letman

Siaran Pers oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang

Email: prokompim.kotakupang@gmail.com

Website: prokopim.kupangkota.go.id

Instagram/Facebook/TikTok/YouTube: @prokopimsetdakotakupang

- Sponsored Ad - Advertisement

IKLAN

wave logo

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Tekan ESC untuk menutup