Tour de EnTeTe 2026 Dimulai dari Perbatasan Belu-Malaka, Berjalan Sambil Berbuat Baik

BAGIKAN

Belu.Spektrum-ntt.com || Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan Tour de EnTeTe 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi NTT. Kegiatan yang mengusung semangat berjalan sambil berbuat baik ini dimulai pada 4 November hingga 12 Desember 2026 dan menjangkau tujuh wilayah di NTT.

Tour de EnTeTe 2026 dikemas dalam bentuk jalan sehat dan lomba lari 10 kilometer. Pelaksanaannya dibagi ke dalam tujuh etape, yakni Daratan Timor, Daratan Sumba, Daratan Flores, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Lembata, dan Kabupaten Alor. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Kupang Exotic Run di Kota Kupang pada 12 Desember 2026.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, mengatakan bahwa kegiatan tahun ini menghadirkan konsep berbeda. Selain menjadi ajang olahraga dan mempererat kebersamaan, Tour de EnTeTe juga diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah yang dilalui.

"Puji Tuhan, Tour de EnTeTe 2026 kita mulai sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-68 Provinsi NTT. Tahun ini, kita menghadirkan konsep berbeda, yakni berjalan sambil berbuat baik, dengan mengajak masyarakat menyusuri berbagai wilayah NTT sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Melki.

Menurutnya, kegiatan perdana di wilayah Timor akan dimulai dari kawasan perbatasan Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka (Nurobo). Gubernur dijadwalkan menginap di wilayah perbatasan dan mengikuti jalan sehat bersama peserta sejauh 15 kilometer pada Rabu, 4 November 2026.

Selama perjalanan, peserta tidak hanya diajak berolahraga, tetapi juga melihat secara langsung kondisi masyarakat, sekolah, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta rumah-rumah warga yang membutuhkan perhatian.

Melki menjelaskan, dirinya telah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), instansi vertikal, serta pihak swasta untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.

Bentuk keterlibatan tersebut antara lain melalui bantuan buku, pelayanan kesehatan gratis, penanaman pohon, hingga dukungan perbaikan rumah tidak layak huni.

"Saya sudah meminta seluruh OPD, BUMN, BUMD, instansi vertikal, dan pihak swasta untuk terlibat sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang bisa memberikan bantuan buku, pelayanan kesehatan gratis, penanaman pohon, hingga membantu memperbaiki rumah tidak layak huni," katanya.

Gubernur juga mengajak seluruh peserta dan pihak yang terlibat untuk menginap di wilayah perbatasan serta membeli produk-produk UMKM setempat. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong perputaran uang secara langsung dan menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.

"Tour de EnTeTe kali ini akan menjangkau Timor, Sumba, Flores, hingga pulau-pulau kecil. Kita ingin perayaan HUT NTT tidak hanya berlangsung di ibu kota, tetapi juga hadir di desa-desa dan wilayah pinggiran," ungkapnya.

Berikut ini jadwal dan Rute Tour de EnTeTe 2026.

Berdasarkan jadwal yang telah disampaikan Pemerintah Provinsi NTT, rangkaian kegiatan Tour de EnTeTe 2026 dilaksanakan dalam tujuh etape dengan rincian sebagai berikut.

1. Etape I - Daratan Timor (4–7 November 2026)

  • Rabu, 4 November: Jalan sehat sejauh 15 kilometer, dimulai dari batas Kabupaten Malaka menuju Kabupaten Belu.
  • Kamis, 5 November: Jalan sehat sejauh 15 kilometer, dimulai dari batas Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) menuju Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
  • Jumat, 6 November: Jalan sehat sejauh 10 kilometer, dimulai dari batas Kabupaten Kupang menuju Kota Kupang.
  • Sabtu, 7 November: Jalan sehat dan lomba lari 10 kilometer di Kabupaten Kupang.

 

2. Etape II – Daratan Sumba (11–14 November 2026)

  • Rabu, 11 November: Jalan sehat sejauh 15 kilometer di Kabupaten Sumba Barat Daya.
  • Kamis, 12 November: Jalan sehat sejauh 15 kilometer di Kabupaten Sumba Barat.
  • Jumat, 13 November: Jalan sehat sejauh 10 kilometer di Kabupaten Sumba Tengah.
  • Sabtu, 14 November: Jalan sehat dan lomba lari 10 kilometer di Kabupaten Sumba Timur.

 

3. Etape III – Daratan Flores (18–21 November 2026)

  • Rabu, 18 November: Jalan sehat sejauh 15 kilometer, dimulai dari batas Kabupaten Manggarai menuju Kabupaten Manggarai Barat.
  • Kamis, 19 November: Jalan sehat sejauh 15 kilometer, dimulai dari batas Kabupaten Manggarai Timur menuju Kabupaten Ngada.
  • Jumat, 20 November: Jalan sehat sejauh 10 kilometer, dimulai dari batas Kabupaten Nagekeo menuju Kabupaten Ende.
  • Sabtu, 21 November: Jalan sehat dan lomba lari 10 kilometer, dimulai dari batas Kabupaten Flores Timur menuju Kabupaten Sikka.

 

4. Etape IV – Kabupaten Sabu Raijua (25–26 November 2026)

Jalan sehat selama dua hari dengan total jarak tempuh 25 kilometer.

 

5. Etape V – Kabupaten Rote Ndao (27–28 November 2026)

  • Jumat, 27 November: Jalan sehat sejauh 15 kilometer.
  • Sabtu, 28 November: Jalan sehat dan lomba lari 10 kilometer.

 

6. Etape VI – Kabupaten Lembata (2–3 Desember 2026)

Jalan sehat selama dua hari dengan total jarak tempuh 25 kilometer.

 

7. Etape VII – Kabupaten Alor (4–5 Desember 2026)

  • Jumat, 4 Desember: Jalan sehat sejauh 15 kilometer.
  • Sabtu, 5 Desember: Jalan sehat dan lomba lari 10 kilometer.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi NTT juga akan menggelar Kupang Exotic Run, yakni lomba lari 10 kilometer yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Desember 2026 di Kota Kupang.

Olahraga, Kepedulian Sosial, dan Penggerak Ekonomi Rakyat

Melalui Tour de EnTeTe 2026, Pemerintah Provinsi NTT ingin membangun semangat kebersamaan sekaligus menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

Gubernur Melki menegaskan bahwa, kegiatan tersebut tidak harus berlangsung dengan konsep yang mewah. Menurutnya, kegiatan sederhana dengan keterlibatan banyak pihak dapat menghasilkan manfaat besar apabila dilaksanakan dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

"Ini kegiatan sederhana, murah meriah, tetapi dampaknya bisa besar. Kita berolahraga, mempererat kebersamaan, membantu sesama, sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat," tegasnya.

Gubernur Melki Laka Lena juga berharap semangat berjalan sambil berbuat baik dapat menjadi gerakan bersama dalam membangun Nusa Tenggara Timur yang lebih maju dan sejahtera.

"Itulah semangat yang ingin kita bangun bersama: berjalan sambil berbuat baik, untuk NTT yang lebih maju dan sejahtera," tuturnya.

Tour de EnTeTe 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi agenda olahraga dalam rangka perayaan HUT ke-68 Provinsi NTT, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, memperkenalkan potensi daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat hingga ke wilayah perbatasan dan pulau-pulau terluar NTT.

Penulis: Nixon Tae

- Sponsored Ad - Advertisement

IKLAN

wave logo

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Tekan ESC untuk menutup