SIKKA. SPEKTRUM-NTT.COM || Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S. Sos., M. Si, membeberkan lima Indikator keberhasilan yang dicapai dan beberapa indikator yang belum tercapai sesuai dengan kinerja kerja, dalam mewujudkan Kehidupan Masyarakat yang berkualitas dan mewujudkan Reformasi Birokrasi.
Hal ini Bupati Sikka sampaikan dalam pidato menyongsong Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76, yang dilaksanakan secara Online dan Offline, dari Kantor Bupati Sikka, Senin (16/8/2021).
Ia menyatakan bahwa visi dan misi pembangunan Sikka dimasa pemerintahan nya bersama Bapak Romanus Woga yakni terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat menuju Sikka behagia 2023, dengan misi mewujudkan kehidupan masyarakat yang berkualitas dan mewujudkan Reformasi birokrasi.
Oleh karena itu, Ia menyatakan bahwa pelaksanaan program pembangunan daerah di tahun 2020 sebagimana yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Sikka periode 2020-2023.
Menurutnya ada banyak keberhasilan yang dicapai dengan indikator antara lain yakni Indeks pembangunan manusia (IPM) yang ditargetkan pada tahun 2020 sebesar 68,60 terealisasi 71,4, angka harapan hidup yang ditargetkan pada tahun 2020 sebesar 66,86 terealisasi menjadi 71,2, PDRB per kapita yang ditargetkan pada tahun 2020 sebesar Rp. 15.545.144, terealisasi sebesar Rp. 15.890.000, inflasi yang ditargetkan pada tahun 2020 sebesar 1,67% terealisasi sebesar 0,70%, dan tingkat pengangguran pada tahun 2020 ditargetkan sebesar 7,5% terealisasi sebesar 7,3%.
Ia juga menyatakan bahwa ada beberapa indikator yang belum tercapai sesuai dengan target kinerja antara lain yakni pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pada tahun 2020 sebesar 5,6% terealisasi sebesar 5,21%, angka kemiskinan pada tahun 2020 ditargetkan sebesar 12,2%, terealisasi sebesar 13,12%, dan Indeks kualitas pelayanan publik yang ditargetkan pada tahun 2020 sebesar 2,2 %, terealisasi 1,60%.
Dalam pidato yang disampaikan, Ia juga menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para dokter, perawat, Relawan, dan nakes kesehatan lainnya yang bekerja keras dalam memerangi COVID-19, juga menyampaikan terimakasih kepada Tim BPBD Sikka, TNI/Polri, Tagana, para relawan dan Tim covid Kabupaten yang terus bekerja siang dan malam untuk memerangi penyebaran COVID-19, juga termasuk lurah, camat, dan Kepala Desa, dan RT/RW.