Borong. Spektrum-Ntt.com || Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (ADPRD) Manggarai Timur Ferdinandus Alfa siap kawal dalam pembangunan peningkatan jalan Dangka Mangkang- Watu Nggong. Hal itu disampaikan kepada media pada selasa 31 Januari 2021.
"Sebagai wakil rakyat yang memiliki tugas dan fungsi dalam perlindungan, tentunya selalu pantau segala bentuk pengerjaan ruas jalan Dangka Mangkang - Watu Nggong. Sehingga kualitas yang diharapkan juga terwujud. dalam pembangunan peningkatan jalan inipun menggunakan dana pinjaman serta anggaran yang begitu fantastis, maka kualitas pengerjaan juga harus terbukti",ungkapan reaksi PKB itu.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pengerjaan ruas jalan Dangka Mangkang - Watu Nggong akan dikerjakan tahun ini. Selama ini ditingkatkan terus berupaya dan pada akhirnya terealisasi serta kesepakatanya menggunakan dana pinjaman.
Selain itu dia juga meminta kontraktor pelaksana agar tetap berusaha mengakomodir warga setempat untuk terlibat dalam proyek pembangunan jalan tersebut, baik secara langsung sebagai peserta padat karya maupun tidak langsung yaitu ikut serta mengawal program tersebut. Sehingga dengan hadirnya paket proyek tersebut mampu mempengaruhi ekonomi masyarakat.
Ia juga berharap proses pengerjaan itu harus dimulai dari titik nol Watu Nggong sesuai pernyataan bupati Manggarai Timur dihadapan masyarakat Congkar saat turnamen Congkar Cup beberapa waktu lalu.
"Saya berharap pekerjaan itu titik Nol dari watunggng sesuai sandi pa bupati yg di dengar lansung oleh masyarakat kecamatan congkar waktu final turnamen Congkar Cup di lapangan sepak bola paroki St, Eduardus Watu Nggong", paparnya.
Bukan hanya itu, politisi PKB itu juga meminta pemerintah daerah Manggarai Timur yang sudah mengalokasikan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) di tahun 2023 untuk segera melakukan proses pengerjaan peningkatan jalan dari Lengko Ajang menuju Rana Kulan. Serta jalan menuju Greja Tertua di Lengko Ajang. Sebab keduanya merupakan daerah sentra pariwisata yang ada di Manggarai Timur.
Penulis : Epoz Ngaja.