TTS.Spektrum-ntt.com || Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis PK) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Apris Manafe meminta semua pihak untuk bekerja sama mensukseskan program revitalisasi sekolah yang saat ini tengah berjalan.
Hal tersebut disampaikan Kadis PK kepada media ini, Kamis (22/10/2026).
"Agar semua progres pembangunan dapat berjalan dengan baik sampai selesai maka seluruh unsur kepanitiaan harus dilibatkan secara aktif," ujar Kadis PK.
Kadis juga menyoroti fakta di lapangan, di mana terkadang ketua panitia tidak mendengarkan kepala sekolah sebagai penanggung jawab utama.
"Semua kepanitiaan dilibatkan, tapi kadang di lapangan ketua panitia juga tidak mendengarkan kepala sekolah sebagai penanggung jawab," ungkapnya.
Lebih lanjut Kadis menjelaskan bahwa masa kerja revitalisasi sekolah berlangsung selama 4 bulan terhitung sejak tanggal PKS (Perjanjian Kerja Sama). Ia menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada bulan Desember mendatang.
"Masa kerja program revitalisasi ini 4 bulan terhitung tanggal PKS. Saat ini, progres rata-rata mencapai 80 persen. Yah semoga sampai dengan bulan Desember semua sudah selesai," kata Apris Manafe.
Kadis juga memberikan peringatan keras terkait tanggung jawab hukum dari program tersebut.
"Ingat, kalau tidak berhasil itu pembangunan maka yang kena duluan adalah kepsek, karena yang tanda tangan PKS dengan kementerian adalah kepsek sebagai penanggung jawab," tegasnya.
Ia berharap semua pihak memiliki semangat yang sama untuk merubah wajah pendidikan di TTS. (SN/Mega)