Penuh Perjuangan, Mahasiswa UKAW Berhasil Menulis Buku Sejarah Kerajaan Taebenu

BAGIKAN

Kupang.spektrum-ntt.com || Bukan Sekedar Dongeng, Kisah Sejarah Kerajaan Taebenu Berhasil Di Bukukan Oleh Jefri L. Sine, Mahasiswa Theologi UKAW Kupang Yang Menghabiskan Waktu Kurang Lebih 10 Bulan Dalam Meneliti Serta Menulis Buku Tersebut. Dan Buku Sejarah Kerajaan Taebenu Pertama Di Luncurkan Pada Momentum Upacara HUT RI Ke-76, Tanggal 17/08/2021, Di Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang-NTT.

Penulis Jefri Sine kepada media spektrumntt.com kamis, 16/12/2021 mengisahkan perjuangannya saat meneliti dan menulis buku Sejarah Taebenu di tengah berbagai kesibukan kampus sebagai mahasiswa semester VII, dan juga keterbatasan finansial dan lain sebagainya.

"Saat berkarya juga ada banyak tantangan seperti tugas kuliah yang banyak, Biaya Transportasi penelitian dan juga makan di tempat penelitian yang kadang tidak cukup sebab saya berasal dari keluarga yang sangat sederhana dan ekonominya pas-pasan, Waktu yang sangat terbatas antara Kuliah, Kerja Tugas, Penelitian, Praktek dari kampus, di tambah waktu dengan keluarga. Namun walaupun banyak tantangan yang ada, saya sangat bersukur karena Tuhan Yang Maha Kuasa telah membimbing dan menyertai saya sampai penulisan buku tersebut berhasil", Kisah Jefri Sine

Alasan penulis mengangkat kisah Sejarah Taebenu karena atas kecintaannya pada daerah Taebenu sebagai tempat dirinya di lahirkan dan di besarkan. Kemudian tujuan penulis membukukan kisah Sejarah Taebenu untuk mendukung pelestarian budaya Taebenu serta menyelamatkan cerita sejarah yang pernah ada yang akan di wariskan dari generasi ke generasi.

Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya dalam proses penelitian hingga penulisan buku tersebut. 

Dukungan di peroleh dari keluarga, dari Camat Taebenu, dari para Dosen dan mahasiswa/i maupun alumni Fakultas Theologi UKAW Kupang, dari Dinas Karsipan dan Perpustakaan Kota Kupang, dukungan dari Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemerintah dan juga Tokoh Agama di kecamatan Taebenu dan Lelogama, dan juga dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Kupang, Dominggus Atimeta yang memberikan support dana saat presentasi.

"Banyak juga yang memberikan dukungan moril kepada saya berupa penguatan, dan juga motifasi untuk terus bangkit. Dan berkat penulisan buku ini juga atas diskusi dengan Kepala Dinas Pariwisata sehingga Kuburan Raja Taebenu yang berlokasi di Mantasi-Kota Kupang akan ditata untuk dijadikan sebagai tempat wisata karena tempatnya strategis",

Kini buku Sejarah Taebenu sudah berada di tangan Gubernur NTT, Dr. Viktor B.Laiskodat, Bupati Kupang, Drs. Korinus, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, SH., M.Th, dan Camat Taebenu, Eliaser Mesakh Manesi S. Sos.

Selain itu buku tersebut juga telah distribusikan kepada gereja-gereja di Kecamatan Taebenu, Masyarakat Luas, dan juga sudah di kirimkan kepada sejarawan asal Belanda. Selanjutnya buku tersebut juga sudah dijual di Toko Buku Suci Kupang.

Untuk para pencinta sejarah dan budaya yang ingin membaca buku "Taebenu Punya Kisah Abad XVII-XXI" bisa langsung membelinya di toko buku Suci Kuanino-Kupang atau langsung menghubungi penulis dengan nomor Hp : 085333083097, E-mail : jefrisine99@gmail.com.

Penulis : Mega Ngefak

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Komentar

wave

Tekan ESC untuk menutup