BELU.SPEKTRUM-NTT.COM || Sekelompok Orang Muda Katolik Paroki Santo Agustinus Fatubenao melakukan aksi penghijauan dengan menanam kurang lebih 150 anakan pohon tabebuya kuning di sekitaran lokasi Patung Bunda Maria Segala Bangsa yang berlokasi di Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Robert Bere Laka selaku kordinator kegiatan penghijauan mengungkapkan penanaman tersebut bertujuan untuk mengindahkan dan mencegah pengikisan tanah di sekitaran Patung Bunda Maria Segala Bangsa.
"Penanaman ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya pengikisan tanah sekaligus mengindahkan sekitaran Patung Bunda Maria Segala Bangsa. Muda-mudahan apa yang kami tanam hari ini minimal 50% akan tumbuh dengan baik,"ungkap Robert.
Robert Bere Laka mengharapkan adanya peran aktif dari Pemerintah kabupaten Belu untuk dapat terlibat, sebab Patung Bunda Maria merupakan aset wisata rohani yang dapat menghasilkan PAD bagi Kabupaten Belu.
"Sebagai masyarakat kabupaten Belu kami mengharapkan keterlibatan aktif dari pemerintah kabupaten Belu karena ini merupakan aset pariwisata rohani yang kemudian akan menghasilkan PAD bagi kabupaten Belu," ujarnya.
Lebih lanjut Robert menyampaikan bahwa, meskipun belum dibuka secara resmi para pengunjung dari dalam kabupaten dan kabupaten tetangga terus berdatangan ke obyek wisata rohani Patung Bunda Maria Segala Bangsa Teluk Gurita.
"Seperti hari ini ada sekelompok pengunjung dari kabupaten TTU yang datang berziarah ke Patung Bunda Maria Segala Bangsa, mereka datang dari jauh-jauh untuk bisa menyaksikan secara langsung dan bisa berdevosi di objek wisata rohani ini," jelasnya.
Dilanjutkan Linda Kefi salah seorang pengunjung yang berasal dari kabupaten TTU mengatakan kehadirannya bersama anggota keluaraga adalah untuk berziarah sekaligus berdoa untuk beberapa anggota keluarga yang berulang tahun.
"Kami datang ke sini kurang lebih 30an orang dalam satu bus. Tujuan kami datang ke sini adalah untuk berziarah dan merayakan ulang tahun beberapa anak kami dalam bulan januari," ujar Linda.
Linda Kefi mengharapkan agar obyek wisata ini selalu dijaga dan dipelihara.
"Harapan kami tempat ini selalu dipelihara dan dijaga sehingga keindahannya tetap terjaga," harapnya.
Penulis :Niny B
Editor Nixon Tae