Masuk Klaster 2, Amanatun Selangkah Lagi Menuju Kabupaten Baru

BAGIKAN

TTS.Spektrum-ntt.com || Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Kabupaten Amanatun, pemekaran dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), masuk klaster 2 berdasarkan kesiapan dokumen dan tahapan administrasi pembentukan daerah otonom baru.

Hal itu disampaikan Dr. Marthen Tualaka saat jumpa Pers pasca kegiatan Seminar dan Panel Diskusi Bersama Panitia Penggagas Pembentukan DOB Kabupaten Amanatun yang berlangsung di Aula Mutis, Kantor Bupati TTS, Jumat (06/11/26).

Menurut Marthen, perjuangan Amanatun telah melewati tahapan politik dan administratif yang panjang, mulai dari desa, kabupaten bersama DPRD, hingga provinsi bersama DPRD. Namun seluruh dokumen pendukung harus terus dipastikan lengkap, akurat, terverifikasi, dan diperbarui.

Berdasarkan rekomendasi Forum Koordinasi Nasional (Forkonas) pada seminar nasional 29 September 2026, CDOB dibagi dalam tiga klaster. Klaster 1 untuk daerah yang sudah mendapat amanat Presiden, klaster 2 untuk daerah yang dokumennya lengkap dan sudah disampaikan ke pemerintah pusat, dan klaster 3 untuk daerah yang dokumennya belum disampaikan ke pusat.

"Klaster kedua termasuk CDOB Amanatun karena sudah memiliki dokumen persyaratan yang lengkap dan telah disampaikan kepada pemerintah pusat," jelas Marthen.

Ia menyebut, Forkonas merekomendasikan pembentukan DOB dilakukan bertahap mulai tahun mendatang, dengan prioritas bagi daerah yang sudah memiliki amanat Presiden dan dokumen lengkap.

Marthen juga menekankan pentingnya sinkronisasi data nasional antara DPR RI, DPD RI, Kementerian Dalam Negeri, dan Forkonas agar tidak ada perbedaan informasi yang menghambat penilaian dan persiapan fiskal.

Adapun agenda strategis yang harus diperkuat meliputi komitmen politik bersama, inventarisasi dan pembaruan dokumen, koordinasi dengan lembaga terkait, penguatan kajian akademik dan kelayakan, serta penyiapan proyeksi PAD dan kemampuan pembiayaan pemerintahan.

"Ini bukan sekadar cita-cita politik, tetapi aspirasi pembangunan dan kehadiran negara bagi masyarakat," tegas Marthen.

Ia menambahkan, kesiapan harus dilakukan sejak sekarang, sehingga ketika pemerintah pusat mencabut moratorium, Amanatun sudah siap.

"Ketika nanti pemerintah pusat mencabut moratorium, kita yang ada di arus bawah sudah siap," pungkasnya. (SN/Mega)

- Sponsored Ad - Advertisement

IKLAN

wave logo

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Tekan ESC untuk menutup