Kim Taolin Targetkan Malaka Sebagai Kabupaten Percontohan Mengatasi Stunting di NTT

LABUAN BAJO.SPEKTRUM-NTT.COM || Angka stunting di Kabupaten Malaka mengalami penurunan sebesar -4,7 % di bawah kepemimpinan Dr. Simon Nahak, S.H.,M.H dan Louise Lucky Taolin, S.Sos. Jumlah penurunan angka Stunting itu dengan melakukan metode komparasi (perbandingan) dengan tahun 2019 dan tahun 2020.

Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin, S.Sos, Selasa (12/ 10/2021) siang, saat dikonfirmasi tim media terkait pencapaian prestasi tersebut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan serta semua stakeholder yang berada di Kabupaten Malaka atas kerjasama dan kerja keras dalam mengatasi stunting di Malaka. 

Pada tahun ini Wakil Bupati Malaka Louise Lucky Taolin, S.Sos menargetkan akan memaksimalkan penurunan stunting dan menjadikan Kabupaten Malaka sebagai Kabupaten Percontohan mengatasi Stunting di NTT.

Untuk dapat mencapai target itu, ia berharap agar semua stakeholder di Malaka terus mendukung upaya penanganan stunting di Malaka.

Menurut Wabup Kim Taolin, ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya persoalan stunting, yakni: keterbatasan alat ukur, kurangnya keterampilan menggunakan alat ukur (alat antropometri), keterbatasan tenaga kesehatan, pola asuh yang salah dari orang tua, Balita tidak hadir posyandu dan kurang keterlibatan lintas sektor.

Dari beberapa faktor penyebab adanya stunting tersebut, kata dia, ada beberapa strategi yang dipersiapkan, di antaranya: melakukan usulan pengadaan alat ukur dari DAK fisik, peningkatan kapasitas dan SDM, memberikan pemahaman, pendampingan kepada orang tua akan pentingnya pola asuh yang benar, dan melibatkan lintas sektor dalam kegiatan percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan data tahun 2019, jumlah balita di Kabupaten Malaka sebanyak 14520 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4886 balita terkena stunting; dengan tingkat persentasenya sebesar 33,7 %. Sedangkan, jumlah balita pada tahun 2020 tercatat sebanyak 14184 jiwa dan yang terkena stunting sebanyak 3719 balita; dengan tingkat presentase sebanyak 26,2 dan atau minus (-) 7,5.

Sementara, bila dibandingkan dengan tahun 2021, jumlah balita sebanyak 15. 026 jiwa dan yang terkena stunting sebanyak 3. 230; dengan presentase sebanyak 21,5?n atau minus (-) 4,7.

Trend penurunan stunting tersebut tidak terlepas dari kerja keras, dan kerja cerdas Dinas Kesehatan Malaka serta dukungan dari seluruh masyarakat Malaka.** (Jhoka/Nixon Tae) 

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Komentar

wave

Tekan ESC untuk menutup