Johanis Wattimena : Massa New Normal ini , SMP Negeri 20 Kota Kupang Gunakan 2 Sitem Pembelajar

BAGIKAN

KOTA,spektrum-ntt.com,- Di Masa New Normal covid-19, SMP Negeri 20 Kota Kupang  pada tahun pembelajaran 2020-2021 melaksanakan kegitan belajar mengajar (KBM)  mengunakan 2 (dua) sistim pembelajaran yaitu secara Daring dan during. Hal ini diungkapkan oleh Johanis R. Wattimena,S.Pd., Kepala SMP Negeri 20 Kota kupang kepada awak media, Senin, (30/7/2020) di ruang kerjanya.

Pembelajaran mengunakan sistem daring dan during telah dilaksnakan selama Tahun Pelajaran ini dimulai namun dari hasil pembelajaran ini, dilaksanakan evaluasi setiap minggu.” Ungkap Wattimena

Lebih Lanjut Johanis menjelaskan bahwa “ Dari hasil pembelajaran tersebut dirinya meminta kepada para wali kelas agar dapat mendata jumlah siswa yang pembelajaran mengunakan daring dan berapa banyank siswa yang belajar mengunakan sistem during.

Dari data yang didapat oleh pihak SMP Negeri 20 Kota Kupang , dengan jumlah +-815 siswa adalah 62 Siswa masih mengunakan sistem pembelajaran During (ofline) dan sisanya mengunakan Sistem pembelajaran Daring (online),”Pungkas Wattimena

Bagi siswa yang pembelajarannya mengunakan sitem during Kata Wattimena bahwa “ Pihak sekolah tidak memberikan batas waktu pembelajaran mengapa, agar siswa memintam  android milik  orang tua agar dapat melakukan/kerjakan tugas yang diberikan sekolah dan waktunya sampai Pukul. 00:00 ( Witeng) malam.

Bagi siswa yang sama sekali tidak memiliki Android dari pihak sekolah melaksanakan perkunjungan ke Rumah, dan kunjungan atau pantauan ke rumah dari pihak SMP Negeri 20 Kota Kupang sudah mengambil kesepakatan dengan Orang Tua / wali melewati rapat bersama dan dibuat dalam surat pernyataan sesuai keputusan rapat bersama Dinas pendidikan Kota Kupang dengan para kepala sekolah. Kami juga membuka kesempatan kepada para siswanya  yang belajar mengunakan sistem during (ofline) belajar di sekolah yaitu pada hari sabtu dengan pembelajaran silang atau sip-sipan, ”Kata Wattimena

Pada kegiatan perkunjungan yang dilaksanakan oleh para guru, Pihak SMP Negeri 20 Kota Kupang mengunakan pembiayaan dari Danah BOS yaitu biaya Transport dan Biaya Pulsa tetapi harus  melampirkan laporan beserta Photo perkunjungan   sebagai pertangungjawaban atas pengunaan danah tersebut, mengapa karena ini adalah uang negara dan pemeblajaran daring dari sekolah mengunakan jaringan internet sekolah ,” Tegas Wattimena

SMP Negeri 20 Kota Kupang ini didirikan pada Tahun 2012, dengan 5 (lima) rombongan belajar sangat sulit untuk kita mengatur proses belajar mengajar dengan baik dengan jumlah siswa +- 830 siswa maka harapan kami yaitu tatap muka lebih efektif. “Harap Wattimena

Dalam situasi Pandemik ini, kita utamakan keterlibatan anak-anak dalam belajar, namun yang lebih baiknya kalau kita melaksanakan proses pembelajaran langsung (tatap muka) agar lebih efektif dibandingkan dengan sistem pembelajaran daring (online) dan during (ofline)  ini,” Tutup Johanis (*Arif Bait

 

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Komentar

wave

Tekan ESC untuk menutup