Cegah Bahaya Bahan Kimia Obat, Dosen Poltekkes Kupang Edukasi Warga Baumata Timur

BAGIKAN

Baumata Timur.spektrum-ntt.com || – Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional dan jamu untuk menjaga kesehatan, kewaspadaan dalam memilih produk herbal menjadi hal yang sangat penting. Pasalnya, tidak semua produk yang beredar di pasaran aman untuk dikonsumsi. Salah satu ancaman yang perlu diwaspadai adalah adanya penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) secara ilegal ke dalam produk obat tradisional.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, apt. Edtyva Monicha, S.Farm., M.Farm., bersama tim dosen dari Poltekes Kemenkes Kupang  melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertajuk “Cerdas Memilih Obat Tradisional yang Aman dan Bebas BKO” bagi masyarakat Baumata Timur. (27/08/2026)

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat agar lebih cermat dalam memilih serta menggunakan obat tradisional, khususnya dengan memastikan produk yang dikonsumsi telah memiliki izin edar resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dalam penyampaian materi, apt. Edtyva Monicha bersama tim dosen Poltekes Kemenkes Kupang menjelaskan bahwa obat tradisional yang dicampur BKO secara ilegal dapat memberikan efek yang terasa cepat, seperti meredakan nyeri, mengurangi peradangan, atau meningkatkan stamina. Namun, di balik efek instan tersebut, terdapat risiko kesehatan serius yang dapat mengancam keselamatan penggunanya.

Penggunaan BKO tanpa pengawasan tenaga medis dan tanpa dosis yang tepat berpotensi menimbulkan berbagai efek samping berbahaya, mulai dari gangguan fungsi hati dan ginjal, masalah pencernaan, hingga gangguan pada sistem kardiovaskular. Oleh karena itu, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah tergiur dengan produk herbal yang menjanjikan kesembuhan berbagai penyakit dalam waktu singkat.

 

Sebagai langkah sederhana untuk melindungi diri dari produk obat tradisional yang tidak aman, para pemateri memperkenalkan prinsip KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa). Prinsip ini menjadi panduan penting yang perlu diterapkan masyarakat sebelum membeli maupun mengonsumsi produk obat tradisional.

Melalui prinsip KLIK, masyarakat diajak untuk memastikan kemasan produk dalam kondisi baik dan tidak rusak, membaca label serta petunjuk penggunaan dengan teliti, memeriksa keaslian nomor izin edar BPOM, dan memastikan produk belum melewati tanggal kedaluwarsa.

Para pemateri juga menekankan pentingnya sikap kritis terhadap berbagai klaim khasiat produk herbal yang berlebihan. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya pada promosi yang menjanjikan kesembuhan secara instan tanpa didukung bukti keamanan dan manfaat yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penyuluhan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam membangun masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya keamanan penggunaan obat tradisional. Tidak hanya mengenalkan manfaat tanaman herbal sebagai kekayaan alam Indonesia, kegiatan ini juga mengingatkan bahwa keamanan dan ketepatan dalam memilih produk harus menjadi prioritas utama.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat Baumata Timur semakin cerdas, kritis, dan bijak dalam memilih obat tradisional. Dengan demikian, pemanfaatan jamu dan produk herbal sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dapat dilakukan secara lebih aman, tepat, dan bertanggung jawab.

Ingat, jangan hanya tergiur khasiatnya, pastikan juga keamanannya. Selalu KLIK sebelum membeli obat tradisional!

(**red/Tim

- Sponsored Ad - Advertisement

IKLAN

wave logo

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Tekan ESC untuk menutup