Anak Penderita Tumor Mata di Sikka Butuh Uluran Tangan

BAGIKAN

SIKKA. Spektrum-ntt.com || Yantonius Moher, Anak penderita Tumor Mata mengharapkan agar ada pihak yang mau membantu mengobati matanya hingga sembuh. Hal ini disampaikan oleh Yanto sapaan akrabnya ketika diwawancarai di kediamannya di Ijonatar,- Kelurahan Wolonmaget kecamatan Alok- Sikka, Sabtu 31 Oktober 2020.

Didampingi oleh ibunya bernama Agustina Wisang, Yanto sapaan akrabnya mengatakan bahwa kondisi sakit Mata yang dideritanya membuat dia selalu hati-hati dalam mengunyah makanan dan bergerak. Jika keseringan makan dan bergerak maka akan keluar darah dan cairan dari dalam hidung sebelah kiri. Kadang sampai ada darah yang bergumpalan keluar dari dalam hidung.

"Saya selalu hati- hati dalam mengunyah makanan maupun bergerak. Kadang, saya harus istirahat dulu untuk makan takut darah keluar dari dalam hidung ini. Saya sangat tersiksa pak. Semoga ada orang yang mau membantu mengobati penyakitnya saya ini".

Agustina Wisang, Ibunda dari anak Yantonius Moher mengisahkan soal kondisi keluarga nya yang serba kekurangan. Mereka tidak dapat berbuat lebih untuk pengobatan anaknya yang sekarang sedang belajar di SMPN 3 Nangahure ini. Sementara untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka hanya bisa bekerja dikebun. Ibu Agustina Wisang berharap kiranya pemerintah bisa memperhatikan kondisi akanknya yang menurut dokter akan dirujuk ke RS Sanglah Denpasar- Bali.

"Kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah dan pihak lain agar anak saya bisa dirujuk ke RS Sanglah Denpasar sesuai arahan dokter dan bisa sesegera mungkin dioperasi demi keselamatan anak saya", tuturnya.

Adapun riwayat penyakit yang diderita oleh anak Yantonius Moher yakni gejala awal terjadi di bulan Maret 2020 yakni terjadi mimisan di bagian hidung sebelah kiri. Selang satu Minggu kemudian, terjadi mimisan lagi dan hampir setiap hari. Akhirnya pihak keluarga bawah ke Puskesmas setempat untuk berobat dan hasil dari dokter-puskesmas menjelaskan bahwa itu merupakan mimisan bisa kemudian dikasih obat.

Selang beberapa hari kemudian darah yang keluar dari hidungnya sebelah kiri semakin parah akhirnya dibawah ke UGD RS TC Hillers-Maumere dan dipasang infus dan nginap satu malam. Masuk UGD selama 3 kali berturut turut. Pihak dokter menyuruh keluarga untuk melakukan pemeriksaan lengkap ke dokter THT. Hasil pemeriksaannya yakni terdapat segumpal daging yang tumbuh di dalam mulut dekat hidung. Kemudian dokter menyarankan untuk foto ronsen dan dari hasil ronsen ada tumor jinak di dalam mulut di belakang hidung. Dokter kemudian menyarankan untuk segera dioperasi dan dokter akan membuat rujukan pasien ke RS Sanglah Denpasar Bali.(**/red

 

penulis Orinus

editor EppyM photo istimewa 

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Komentar

wave

Tekan ESC untuk menutup