EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish

2 Anak Kecil Nekat Jalan Kaki Dari Soe ke Oesao Berhasil Dipulangkan ke Keluarga, ini Kisahnya

2 Anak Kecil Nekat Jalan Kaki Dari Soe ke Oesao Berhasil Dipulangkan ke Keluarga, ini Kisahnya

TTS. Spektrum-ntt.com || Jum'at, 02/09/2020, viral sebuah postingan di media sosial Facebook terkait temuan dua orang anak di bawah umur yang berjalan kaki dari kota Soe dan hendak menuju Daerah pasar Oesao, kabupaten Kupang.

Wartawan yang mendapat informasi dari postingan akun Facebook bernama Ayub Victor Kolloh langsung bergerak ke TKP di rumah Bapa Jerimias Kolloh, Desa Boentuka, Kecamatan Batuputih, bersama ketua komunitas peduli kemanusiaan TTS.

Namun setiba di Boentuka, oleh Bapa Jerimias Kolloh wartawan di beri informasi bahwa kedua anak bernama Yosua Banoet dan Jidron Banoet di temukan pada kamis, 10/09/2020 dan sempat di tampung semalam di rumah keluarga Kolloh, sebelum di jemput oleh kerabat pada Jumat, 11/09/2020 dan di bawa ke Desa Tupan, Kecamatan Batuputih. Dan wartawan pun langsung bergegas ke Tupan di pandu Bapa Kolloh.

"Kebetulan saya juga kenal baik dengan kerabat yang datang jemput makanya saya serahkan dan sekarang mereka di Desa Tupan," jelas Bapa Kolloh.

Informasi yang menyebar cepat juga langsung di respon Pimpinan DPRD TTS dengan kedatangan Wakil Ketua II, Yusuf Nikolas Soru, A.Md Par, SE ke TKP di Desa Tupan, Kabupaten TTS.

Kemudian Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) juga turun langsung ke TKP dan mengadvokasi kasus tersebut.

Salah satu kerabat, Herlin Sonlay di Desa Tupan berterima kasih kepada Wakil II DPRD TTS dan Dinas P3A TTS untuk respon dan bantuan yang cepat serta tepat.

"Kami keluarga berterima kasih dan semoga cerita hari ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua. Kami juga mengharapkan perhatian dari pemerintah terhadap anak-anak di Desa agar di TTS tidak ada lagi kasus seperti ini," Ucap Herlin.

Kedua anak berusia antara 11 dan 13 tahun yang di ketahui kelas V sekolah dasar dan kelas VII Sekolah Menengah Pertama yang berupaya kabur dari rumah akhirnya di antar kembali menuju Desa Iusmolo, Kecamatan Mollo Utara oleh Tim Dinas P3A, dengan pimpinan rombongan Sekretaris Dinas Robinson Liunokas, SH,M.Si, bersama Kabid perlindungan anak Sesdi Yola, SH, Erni Liu, SH selaku pendamping korban kekerasan perempuan dan anak sekaligus mediator dan ibu shelter, dan Piter Oby Bahan selaku staf Dinas. (**/red

 

penulis Mega

editor EppyM photo istimewa