MALAKA. SPEKTRUM-NTT.COM || Usai perayaan Paskah anggota keamanan yang berasal dari Organisasi THS-THM, Perguruan IKSPI dan PSHT, gelar atraksi (pertunjukkan iman) di hadapan umat Allah Stasi Santo Yohanes Penginjil dan Rasul, Paroki SMF Nurobo, Dekenat Malaka, Keuskupan Atambua.
Sesuai pantauan media di lapangan, sebelum melakukan atraksi para pelakon pertunjukan iman tersebut menerima berkat Tuhan melalui tangan Pater Doni,Cmf yang melambangkan bahwa mereka (pelakon, red) bukan mereka berjalan sendiri melainkan berjalan bersama Allah.
Para pelakon pertunjukan iman tersebut, mempertunjukkan atraksi berupa, penggilasan motor serta berjalan diatas bara api, dilakoni oleh perwakilan dari organisasi THS-THM dan Perguruan IKSPI dipercayakan untuk mempertontonkan atraksi penggilasan mobil.
Demikian informasi dihimpun media ini di lokasi pada minggu (17/04/22).
Markus Mau Bani adalah salah satu senior tua anggota THS-THM kepada media ini menyampaikan bahwa ini bukan menunjukan kesombongan melain menunjukan iman dan kerendahan hati yang selama ini mereka cari.
Kesempatan lain, Gabriel Manek pun menyampaikan bahwa, meski berbeda warna dalam beratribut namun kita dilahirkan dari satu agama yakni agama katolik dan kita adalah satu ciptaan dari Allah. Maka jagalah persaudaraan, jangan hanya sesaat saja namun tetap akan berkelanjutan sampai akhir hayat.
Ketua Ranting Perguruan IKSPI yang akrab dipanggil Servi ikut menegaskan kepada semua anggotanya bahwa harus menjaga citra perguruan mereka.
"Jagalah atribut, meski dulu dari masyaratkat memandang sebelah mata, jagalah atribut kita, jagalah nama baik, kepercayaan dari para imam dan juga seluruh masyarat yang sudah percayakan untuk keamanan," katanya.
Organisasi ataupun perguruan mengajarkan anggotanya untuk berbuat hal yang baik, guna mengenal jati diri yang sesungguhnya. Meski selama ini dari masyarakat menilai bahwa dari antara organisasi ini sering melakukan pertikaian dimana-mana dan itu bukan organisasi yang mendidik namun itulah oknum yang tidak membawa diri yang baik, pungkasnya.
Nor Nana mewakili anggota dari perguruan PSHT ikut mendaraskan hal yang sama, yakni, untuk menjaga kekompakan persaudaraan dari ketiga perkumpulan ini, sebab kita adalah satu, kebersamaan bukan hanya sesaat ini saja namun kita tetap kompak dimana kita berada.
Kegiatan pertunjukkan iman ini melibatkan semua anggota THS-THM, PSHT dan IKSPI yang terlibat aktif selama berlangsungnya perayaan Ekaristi di Stasi Santo Yohanes penginjil dan Rasul terhitung dari Kamis, 14 s/d Minggu 17 April 2022.
Penulis :Aprilius Asa