ENDE. spektrum-ntt.com || Perjuangan panjang dan melelahkan yang dilakukan oleh ibu Wilhelmina Nenu bersama warga Dusun 2, Desa Aebara Kecamatan Ndori, Kabupaten Ende berkaitan Bantuan Langsung Tunai (BLT) 19 orang warganya akhirnya membuahkan hasil
Dimana beberapa waktu lalu saat pencairan BLT dana Desa, sebanyak 82 warga Desa Aebara tercover dalam data penerima bantuan, namun sangat disayangkan ketika bantuan tesebut ada pihak Desa hanya membagikan kepada 63 warga Desa saja
Hal itu mendorong seorang kartini Desa bersama teman - temanya mengadukan persoalan ini kepada pihak Kecamatan Ndori, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Ende
Menindak lanjuti pengaduan tersebut pihak Kecamatan Ndori dan dinas PMD memanggil Kepala Desa Aebara untuk menyampaikan agar pembayaran segera dilakukan kepada Masyarakat namun rupa - rupanya kepala Desa tidak menghiraukan upaya pendekatan yang dilakukan kedua lembaga tersebut
Karena merasa tidak puas Ibu Wilhelmina Nenu bersama 32 warga pada hari, Selasa (15/09/2020) akhirnya mendatangi lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende
Dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Masyarakat pihak DPRD memutuskan untuk turun langsung bersama Dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut
Merespons aspirasi Masyarakat membuat sejumlah anggota DPRD dan rekan - rekan Media pada hari Jumat, (18/09/2020) menyambangi Kantor Desa Aebara untuk menyelesaikan persoalan antara Masyarakat, dan Kepala Desa
Pertemuan yang dihadiri oleh, DPRD, DPMD, Camat, Kepala Desa dan Masyarakat tersebut sempat diwarnai dengan keributan antara para pihak
Namun keributan tersebut mampu diselesaikan semua masyarakat yang hadir, dari keributan tersebut maka melahirkan beberapa point kesepatan antara kepala Desa dan Masyarakat
Point kesepakatan diantaranya, pelayanan administrasi tetap dilakukan seperti biasa kepada seluruh warga Desa tampa kecuali, membayar kembali BLT dana Desa kepada 19 warga sesuai dengan Perkades, mencabut kembali surat pernyataan pindah Desa ke Desa induk, dan meluruskan kembali mekanisme pergantian antar waktu Badan Permusawaratan Desa sesuai mekanisme yang berlaku
Selain itu pembagian Bantuan Langsung Tunai kepada 19 orang warga Desa yang belum dibayarkan oleh pihak Desa beberapa waktu lalu, langsung di bayar saat itu
Anggota DPRD dari Partai Demokrat, Mahmud Deja menyampaikan, hari ini kami datang sebagai anggota DPRD kabupaten Ende merespons aspirasi masyarakat Desa Aebara
" Untuk itu saya sangat mengharapkan kepada bapak ibu warga Desa Aebara untuk bersama - sama menyelesaikan seluruh persoalan yang terjadi di Desa ini dengan kepala dingin sehingga tidak menimbulkan persoalan - persoalan baru di kemudian hari" jelasnya
Marilah kita bergandeng tangan, saling memafkan antara satu dengan yang lain dan meninggalkan seluruh keegoan yang ada, dan bersatu untuk menata Desa Aebara yang kita cintai agar lebih maju dan berkembang demi generasi selanjutnya, tutupnya(**/red
Penulis : Teja Rango
editor EppyM photo