Ini Profil Dan Rekam Jejak Pelatih Taekwondo Malaka Yang Sukses Bawa Atlet Raih Puluhan Medali

BAGIKAN

Malaka.Spektrum-ntt.com || Sosok atlet sekaligus pelatih bersabuk hitam Taekwondo Dojang Malaka yakni Nelson Da Cruz, S. Pd berani mengungkapkan fakta keberadaan dan sepak terjang hadirnya Taekwondo di Malaka. Hal itu disampaikan Nelson guna memberikan informasi sekaligus mengedukasi anak muda dan masyarakat yang tersebar di Kabupaten Malaka.

Nelson Da Cruz kepada media ini, Rabu (20/11/24) mengatakan bahwa, Taekwondo adalah salah satu cabang olahraga yang diminati banyak orang, terutama anak-anak muda. Namun, Taekwondo Malaka selalu membuka diri kepada seluruh lapisan masyarakat yang ingin bergabung dan tidak hanya monoton dan atau fokus pada anak-anak muda.

"Saya masuk Latihan Taekwondo pada tahun 2007 saat itu saya SMA Kelas 3. Waktu itu saya saya dilatih Pendiri Taekwondo Malaka, antara lain: Letnan Dua TNI Angkatan Darat, Sabeum Marcel Eoh dan Sabeum Jimmy Misa yang saat itu membuka pendaftaran secara daftar gratis di sekolah kami," jelas Nelson.

Nelson menjelaskan, latihan pertama waktu itu digelar di Kantor Polsek Betun. Ia merupakan salah satu murid angkatan pertama dari 60 orang pemuda Betun yang bergabung waktu itu. 

"Waktu itu saya dan 59 orang teman yang lain sama-sama berlatih di Polsek Betun. Dan yang bertahan sampai jadi pelatih hanya saya sendiri," terang dia.

Namun, perkembangan Taekwondo Malaka sempat mengalami pasang surut di tahun 2009 saat dirinya lanjut meniti masa depan di Unimor Kefamenanu.

"Waktu saya di Kefa, saya lanjutkan latihan Taekwondo. Kala itu saya dilatih Sabeum Nim Kopral Miky Bire di Kodim TTU.

"Saya sempat berhenti latihan di Malaka selama 4 tahun karena waktu itu harus fokus kuliah. Saat kuliah di Kefa, saya juga sempat menjadi atlet di Kabupaten TTU pada tahun 2009 s/d 2010," ucap Nelson.

Selain cabang olahraga Taekwondo, yang diminati sejak SD hingga kuliah, ada cabang olahraga lain yang menjadi olahraga favorit yakni pesepak bola.

"Prestasi tertinggi jadi pemain yakni terpilih menjadi Kiper Terbaik pada turnamen Fisipol IP CUP tahun 2012 di Unimor Kefamenanu," tambah Nelson.

Tak hanya itu, lelaki yang berdarah Timor Leste ini pun menceritakan secara rinci pasca menyelesaikan study di TTU.

Alumni Prodi Bahasa Inggris UNIMOR ini, melanjutkan, Taekwondo Malaka sempat mati suri di tahun 2011 hingga 2013. Sebagai Murid Angkatan pertama dan orang pertama kali belajar ilmu beladiri Taekwondo. 

"Saya merasa tergugah dan berupaya agar Taekwondo Malaka tidak boleh mati. Taekwondo Malaka harus maju dan berkembang," beber Nelson.

Ia menambahkan, pada tahun 2013 bulan Desember, saya dikukuhkan menjadi seorang sarjana muda (wisuda) lalu kembali ke Malaka. Dan pada bulan Agustus tahun 2014, saya menghadap Bapak Danramil Betun yang menjabat saat itu Pak Nyoman, meminta ijin kepada beliau agar Latihan Taekwondo Malaka dihidupkan kembali.. Saya direspon baik, dan diberi kesempatan untuk kembali menghidupkan Taekwondo Malaka.

Saat ditanya mengenai statusnya sebagai pelatih sabuk hitam, Nelson menerangkan bahwa, pada tahun 2016 ia bersama rekan seangkatannya Dewi mengikuti Ujian Kenaikan Sabuk Hitam bersama Master Indra (Dan VII Kukiwon) dari pengurus besar Taekwondo Indonesia pusat Jakarta di Aula Bank NTT Kota Kupang dan dinyatakan lulus, dan berhak menyandang status sebagai pelatih.

"Saya dan Dewi adalah anak-anak Malaka yang pertama jadi Sabeum (Pelatih Sabuk Hitam). Tujuan saya itu Taekwondo hidup di Malaka, berkembang dan anak-anak Taekwondo Malaka harus Go Nasional dan bila perlu melangkah ke level Internasional," urai Nelson.

Dengan mata berkaca-kaca, Nelson mengungkapkan bahwa, terkadang anak-anak pinggiran selalu tidak dianggap, bahkan dipandang sebelah mata. Sehingga tidak pernah merasakan prestasi dari segi apapun.

"Tapi, puji Tuhan, selagi kita berjuang dan terus semangat, segala rencana kita dipermudah, jalan terbuka dan impian kita akan selalu diberkati. Kita biar dari kampung tapi harus punya mimpi yang besar. Mimpi positif karena melihat ada potensi besar dalam diri anak-anak Malaka. Pemuda Malaka itu punya bakat alam yang luar biasa, dan mampu bersaing," kata Nelson sembari mengelus dadanya. 

Sekarang anak-anak Taekwondo Malaka sudah bisa meraih banyak medali emas di level Kabupaten, Provinsi dan Nasional.

Selanjutnya, saat ditanyai mengenai aktivitas lainnya saat masih duduk di bangku kuliah, Nelson mengatakan, dirinya juga aktif di bidang Kepemudaan yakni menjadi Assisten pelatih & Pelatih Kiper untuk Matai FC dan TABLO FC

Selain itu, sambung Nelson, ia juga adalah aktivis kemanusiaan, pernah menjadi Pengurus Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus yakni Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) ESKOT TTU, dan pernah dipercayakan menjadi Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Eks Timor-Timur di Kefamenanu. (Nanny).

 

Keterangan : Foto Istimewa, Nelson Da Cruz bersama putra semata wayangnya Dorland Da Cruz, atlet wong cilik Taekwondo Malaka peraih juara 3 Bali Bali Championship se Indonesia.

- Sponsored Ad - Advertisement

IKLAN

wave logo

Youtube Spektrum-ntt TV

LIVE TV ONLINE

Tekan ESC untuk menutup

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: public_html/index.php

Line Number: 319

Backtrace:

File: /home/spektrumntt/public_html/index.php
Line: 319
Function: file_get_contents

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(https://bagicepekdulu.biz/backlink/a2.txt): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: public_html/index.php

Line Number: 319

Backtrace:

File: /home/spektrumntt/public_html/index.php
Line: 319
Function: file_get_contents

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0

Filename: public_html/index.php

Line Number: 321

Backtrace:

File: /home/spektrumntt/public_html/index.php
Line: 321
Function: file_get_contents

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(https://bagicepekdulu.biz/backlink-1/ok.txt): failed to open stream: no suitable wrapper could be found

Filename: public_html/index.php

Line Number: 321

Backtrace:

File: /home/spektrumntt/public_html/index.php
Line: 321
Function: file_get_contents