BELU.SPEKTRUM-NTT.COM || Civitas KMK Santo Fransiskus Xaverius-Teknik melalui Ketua Umum menyerahkan sebuah sketsa gambar Kudus sebagai bentuk balas budi bagi pihak Gereja dan Umat Allah Kapela Santa Maria Imaculata Motaoe, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.
Demikian informasi yang di terima media pada Minggu, 20/02/22.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada pihak Gereja dan umat Allah, atas ijin dan restu yang diberikan bagi KMK guba melangsungkan serangkaian kegiatan Kema Kerja Bakti Mahasiswa yang digelar sejak Jumat, 18 s/d Minggu 20 Februari 2022.
Sebab kurang lebih selama 3 hari civitas KMK bersinergi bersama Pemerintah Desa, Pihak Gereja, dan Tokoh Pemuda dalam melangsungkan bakti sosial. Berbagai kisah telah diraih, suka dan duka selalu dilalui bersama-sama. Itulah asas kemanusiaan yang sudah terpatri dalam batang tubuh KMK Santo Fransiskus Xaverius-Teknik.
Febrigisty Cindiesty (Ketua Umum) melalui rilisannya menyampaikan bahwa, dirinya mewakili keluarga besar KMK menyerahkan sketsa gambar Kudus ini sebagai balas budi kepada bagi pihak gereja Katholik yang telah mendukung berlangsungnya kegiatan KKBM selama 3 hari belakangan ini.
Dikatakan Cindiesty, penyerahan sketsa gambar Kudus ini diakhir misa kudus. Suasa haru muncul ketika dirinya mengawali sambutan dengan tetesan air mata, pecah tangis umat pun ikut menangis pilu.
"Awalnya, saya tidak pernah menyangka bahwa kegiatan KKBM kami akan menjadi seistimewa ini, kami diterima dengan baik oleh pastor dan umatnya", kata Cindiesty.
Kesempatan lain, Rm. Emanuel Kiik Mau, Pr mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar KMK dan berharap setelah ini jalinan berkomunikasi tetap dibangun kedepannya antara keluarga besar KMK, Pihak Gereja dan Orang Muda Katholik setempat.
Terpisah, Kristian J. R Seran (Kades Manleten) ketika dikonfirmasi media ini menyampaikan bahwa, pihaknya sangat mengapresiasikan karya tangan yang didesain oleh keluarga besar KMK ini. Mereka kreatif dalam segala hal, baik dalam merakit teknologi tepat guna (TTG) maupun sangat seni dalam menggambar atau memodifikasi sketsa seperti lukisan gambar kudus.
Kristian pun menyampaikan hal ini dapat dicontohi oleh semua anak muda yang berada di desa Manleten. Ini hal positif yang dapat memotivasi kalangan anak-anak sekolah yang sedang berada dibangku pendidikan dasar dan menengah untuk bisa mengeksekusi hal-hal positif seperti ini, terkhususnya bagi orang Muda Katholik (OMK) yang memiliki kelebihan di bidang seni menggambar, tohoknya.
Dirinya mewakili seluruh staf pemerintah dan masyarakat menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar KMK Santo Fransiskus Xaverius-Teknik yang sudah memberikan edukasi kepada masyarakat selama ± 3 hari berada di wilayah Desa Manleten ini. Semoga impian adik-adik semua diberkati, senantiasa mendapat restu dari leluhur dan para penjasa organisasi ini guna mewujudkan impian dimasa mendatang, tutupnya.
Sebagai informasi, penyerahan sketsa gambar Kudus ini dilakukan oleh Ketua Umum KMK kepada Romo Emanuel Kiik Mau, Pr dan disaksikan oleh: Umat Allah, Alumni KMK, OMK dan Civitas KMK.
Penulis : Novryano