MALAKA .Spektrum-Ntt.com II Warga Desa Meotroi, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, mempertanyakan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang hanya sekali terima, sejak tanggal,13 Mei 2020, sedangkan tahap berikutnya belum di ketahui.(18/09/2020)
Bantuan Sosial Tunai (BST) Dari kementerian sosial yang di salurkan bagi masyarakat selama masa covid-19, yang seharusnya di terima namun di kabupaten malaka, Desa Meotroi, Kecamatan Laenmanen, sebanyak 17 orang hingga kini, jumat, (18/09/2020) tahap 2 dan selanjutnya belum diterima atau belum diketahui alasannya, hal ini di sampaikan kepada media oleh Wihelmina Asury salah satu masyarakat Desa Meotroi yang namanya terdaftar dalam Penerima BST.
" Kami Terima BST yang dari kemensos, dan selanjutnya tidak keluar lagi, yang kami pertanyakan disini kenapa hanya satu kali saja kami terima, padahal waktu dari Perangkat desa datang bilang sampai 3 bulan, dan sekarang sudah tambah lagi 3 bulan jadi 6 bulan terima bantuan ini, jadi kami tidak merasa puas karena saat kami tanya di Pejabat Sementara (PS), dan sekretaris, hanya ada kata menunggu saja " ungkap Wilhelmina
Ia melanjutkan, harapan ini di tujukan kepada Dinsos Kabupaten, Dinsos Provinsi dan Kemensos sehingga bisa di ketahui alasan yang sebenarnya, apakah masih tetap menerima ataukah sudah tidak lagi.
" kami 17 orang dari desa Meotroi mau sampaikan ini kepada Dinas sosial dari kabupaten, Provinsi bahkan kemensos, bahwa bantuan itu lewat rekening baru satu kali saja dan selanjutnya sudah tidak keluar, apakah masih ada ataukah tidak ada supaya kami bisa tau jelas, dan sedangkan yang lain telah sampai tahap ke lima dan kami baru satu kali saja " jelasnya
Gabriel Bouk, salah satu masyarakat Desa Meotroi yang namanya terdaftar juga dalam Penerima (BST) Kepada media menyampaikan bahwa jangan ada janji atau informasi yang tidak pasti bagi masyarakat.
"kami tidak menyimpan harapan pada bantuan tersebut tetapi yang membuat kami kecewa adalah ada janji nanti kamu mendapat bantuan melalui sumber-sumber lain, maka kami meminta agar jangan memberi janji yang tidak tepat untuk kami supaya kami bisa tau dan tidak kecewa " ungkap Gabriel
Gabriel melanjutkan, ketika uang sudah cair pastinya langsung masuk ke Nomor rekening masing-masing atau ada SMS yang masuk baru bisa dicek, namun hingga kini tidak ada pesan atau informasi.
" Biasanya jika uang sudah masuk pasti ada sms tapi ini tidak ada sms, kita mau pi cek bagaimana, maka kami minta keadilan karena kami hanya terima satu kali saja oleh karena itu dari pihak desa pun bisa memberi kami pertanggungjawaban yang jelas biar kami tau " tutup Gabriel
Pejabat Sementara (PS) Desa Meotroi Blasius Berek Bau,S.Ip. Pada tanggal 28 Agustus 2020 telah bertemu langsung dengan beberapa perwakilan dari 17 orang yang nama mereka terdaftar dalam Penerima (BST), hal ini guna menjawab apa yang sedang di keluhkan olah 17 orang tersebut.
" Ia nama-nama 17 orang itu nanti kita himpun dan laporkan ke dinas sosial kabupaten,dan dari kabupaten usulkan ke Provinsi lalu ke pusat, muda-mudahan masih ada peluang untuk mereka, kita harapkan realisasinya dari pemerintah tingkat atas yaitu Provinsi dan pusat " jelas Blasius saat di hubungi media
Penulis : Nixon
editor EppyM photo istimewa/Internet