KUPANG. Spektrumntt.com || Aliansi solodaritas Besipae mulai turun kembali ke jalan, guna menolak kesepakatan sepihak antara Pemprov NTT dan para Usif, dan meminta untuk segera membuka dialog terbuka antara Pemprov NTT dan masyarakat Besipae serta mendesak Pemprov NTT agar segera memberikan kompensasi yang layak bagi masyarakat Besipae hal ini yang di suarakan oleh Aliansi solodaritas Besipae.Pagi ini di depan kantor DPRD provinsi Nusa Tenggara Timur (28/08/2020)
Koordinator lapangan Yufen Bria, kepada media menyampaikan, bahwa terdapat tiga tuntutan yang di suarakan dan diminta agar pihak DPRD dapat memfasilitasi mereka untuk bisa bertemu antara pihak Pemprov NTT dan masyarakat Besipae soal pergusuran dan soal aliansi.
" Yang penting bahwa hari ini kami mulai turun ke jalan untuk lawan Segala Bentuk monopoli dan perampasan Lahan yang dilakukan oleh negara, dan poin-poin penting yakni tolak kesepakatan antara Pemprov NTT dan para Usif, meminta untuk segera membuka dialog terbuka antara Pemprov NTT dan masyarakat Besipae serta mendesak Pemprov NTT agar segera memberikan kompensasi yang layak bagi masyarakat Besipae " jelasnya
Yufen menjelaskan, mereka telah mencoba untuk loby agar bisa bertemu dengan Angota DPRD namun pihak DPR tidak mengijinkan.
"Hal ini sehingga dalam proses pengkalaiman bahwa tanah ini dapat di selesaikan lewat diskusi terbuka, yang di fasilitasi oleh pihak DPRD NTT tapi kami sudah mencoba untuk loby namun pihak DPRD tidak mau dan mereka minta agar perwakilan dari masa aliansi ini hanya 10 orang, tapi saat ini yang hadir ada 18 OKP, jadi apakah yang yang bergabung di dalam ini kami mau di apakan, ini yang menjadi pertimbangan kami, maka kami mau untuk diterima semuanta dalam proses audiens " jelas Yufen
Lanjut Yufen bahwa kesepakatan yang di lakukan oleh pemprov dan Usif dikatakan bahwa di ambil sepihak, karena ketika turun ke lokasi tidak melibatkan masyarakat Besipae.
" Kesepakatan yang di lakukan oleh pemprov dan Usifpun di ambil sepihak karena saat mereka turun kelokasi 21 Agustus itu tidak melibatkan masyarakat Besipae, amaf dan meo, termasuk aliansi yang selama ini kami berjuang untuk tanah itu di selesaikan, dan waktu turunpun tidak ada surat pemberitahuan kepada masyarakat "tutupnya
Aliansi solodaritas Besipae berharap DPRD agar bisa memfasilitasi mereka berupa dialog terbuka.
Penulis: Nixon
editor EppyM photo istimewa