Belu.Spektrum-ntt.com || Salah satu prajurit Kikav KKA yang berada di Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu melakukan aksi heroik dihadapan masyarakat. Hal itu dilakukan guna mengevakuasi jenazah salah satu warga setempat yang tenggelam di sebuah cekdam saat sedang bermain bersama ke tiga orang adiknya.
Kejadian naas tersebut menimpa korban MM (13) pada Selasa (18/07/23) sekitar pukul 16:00 WITA.
Korban MM sebelumnya sedang bermain di sekitar danau yang berada di belakang rumahnya dan menurut salah satu saksi (adik korban), menyampaikan kejadian tersebut kepada ibu korban Emeliana Belak setelah melihat kakaknya (korban) terjatuh dan tenggelam kedalam danau.
Mendengar kejadian tersebut, EB langsung meminta pertolongan pada orang di sekitarnya, namun saat yang sama Prada Jefrianus Tfaentem yang saat itu sedang melintasi langsung datang ke lokasi kejadian untuk memberi pertolongan evakuasi bagi korban.
Dengan cepat Jefrianus Tfaentem langsung berenang ke dalam danau dan melakukan pencarian terhadap korban yang sudah 20 menit tenggelam.
Namun setelah 15 menit berenang dan melakukan pencarian, Prada Jefrianus Tfaentem berhasil menemukan korban MM yang saat itu kritis lalu dievakuasi ke pinggir danau untuk memberikan pertolongan pertama.
Namun keadaan korban makin memburuk sehingga korban harus dilarikan ke rumah sakit menggunakan kendaraan warga yang saat itu sedang melintas di lokasi korban tenggelam, namun korban akhirnya pun meninggal dunia.
"Setelah ± 15 menit melakukan pencarian di tengah danau, saya baru menemukan korban dengan kondisi tidak sadarkan diri, kemudian saya membawa korban ke pinggir danau dan melaksanakan pertolongan pertama. Tetapi, korban tetap tidak sadarkan diri dan langsung kita mengevakuasi korban ke rumah sakit menggunakan mobil milik masyarakat yang melintas," kata Prada Jefrianus Tfaentem dalam keterangan tertulis, Rabu (19/07/23).
Sementara, Dankikav KKA Kapten Kav Bekti Aji Sayekti menyampaikan apresiasi terhadap tindakan yang dilakukan Prada Jefrianus Tfaentem dalam mengevakuasi korban yang tenggelam di dalam danau tersebut.
"Saya sangat apresiasi terhadap tindakan yang dilakukan Prada Jefrianus Tfaentem dalam proses evakuasi korban walaupun nyawanya tidak tertolong," ucapnya.
Ia mengatas nama seluruh Prajurit Kikav KKA mengucapkan duka yang mendalam atas meninggalnya adik Marselina, semoga kelurganya di beri kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi situasi ini.
Terpisah, ayah Korban, Markus Luan (41), menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Prada Jefrianus yang telah membantu mengevakuasi anaknya (MM).
"Saya menyampaikan terima kasih untuk Prada Jefri atas bantuannya, jika tidak ada Pak Jefrianus saat itu, Marselina akan lama untuk dievakuasi," ungkapnya. (*SN/Tim)